Search

3 Hari 2 Malam di Bangkok: Mommies Dayout Trip


Awalnya trip ini adalah untuk ngajakin my mom yang belum pernah ke Bangkok dan ingin merasakan gimana hebohnya belanja di Bangkok. Setelah eksekusi tiket, saya ajak sahabat saya @alisahaqiqi, karena ia batal mengikuti mommies day out trip ke Bangkok tahun lalu. Alisa berminat, ia mengajak ibunya serta dua orang guru dari sekolah tempat mommy Alisa bekerja.

Kemudian mama mertua saya plus dua tante bergabung. Dan akhirnya Alisa mengajak kedua princess nya ikut. Seru deh pokoknya, dari umur 4 hingga 70 tahun peserta tesyasblog's mommies day out trip kali ini. Total rombongan kami 12 orang. Yeay :)

Alhamdulillah tiba dengan selamat di Don Mueang


Van yang kami pesan sudah menunggu di bandara ketika kami tiba. Sebetulnya mobil kami hanya untuk 9 orang, saya sudah siap-siap menambah satu taksi. Tapi ternyata cukup, kami diperbolehkan masuk semua.

Mr.Chat, supir van kami yang bias berbahasa Indonesia

Hari Pertama di Bangkok: JJ Mall, MBK dan Pratunam

Karena tiba menjelang waktu makan siang, kami mampir ke JJ Mall untuk lunchdan pemanasan belanja:p JJ mall ini singkatan dari Jatujhak mall, sebuah tempat belanja yang terletak di samping Chatuchak Market. Kami langsung menuju food court yang ada di JJ Mall.

Baca posting terkait: The Colorful Chatuchak Market.

Saya memesan mango sticky rice, lumayan mahal 80 baht, tapi porsi mangga-nya memang banyak banget. Terdapat satu kedai makanan yang bersertifikat halal di food court JJ Mall.

Wajib dicoba di Bangkok: Mango Sticky Rice

Tempat belanja yang ada di JJ Mall nyaman dengan pendingin ruangan, ada beberapa toko yang juga pernah saya lihat di Chatuchak Market memiliki toko di dalam JJ Mall.

Setelah jalan-jalan di JJ Mall, kami mengunjungi MBK. Baru kali itu saya ke MBK dengan menggunakan mobil. Kami parkir di lantai 5 karena berencana sholat di musholla MBK yang terletak di lantai 6, dekat dengan area parkir. Di MBK Kami hanya lihat souvenir, belanja oleh-oleh makanan di Tokyu Supermarket, lalu ke Naraya. Ke Bangkok belum lengkap jika belum belanja tas Naraya, at least itu untuk saya.

Selesai belanja, kami menunggu di area khusus penjemputan van ataupun bus. Hebat ya sampai ada waiting area-nya sendiri, jadi tidak membuat jalanan macet.

Semua pegang plastic Naraya:D

Kami lanjut ke hotel Centara Watergate Pavillion untuk check-in. Rombongan kami memesan tiga kamar twin beds, karena setiap kamar dilengkapi dengan dua queen beds. Hotel ini saya pilih karena terletak di dekat pasar baju Pratunam. 

Baca juga review hotel: Centara Watergate Pavillion.

Setelah istirahat sebentar, kami pun jalan-jalan ke pasar Pratunam. 
 
Pasar malam membuat belanja nyaman karena tidak panas

Terdapat banyak pilihan hotel di daerah Pratunam ini, diantaranya: Indra Regent Hotel, Baiyoke Sky Hotel, Budacco, First House Hotel, dan masih banyak lagi. Menginap di daerah Pratunam ini asyik, udah solat subuh aja bisa langsung belanja di pasar pagi:D


Hari Kedua: Wat Pho, Wat Arun, Chatuchak dan Asiatique

- Wat Pho
Pagi hari, Mr.Tanoo dan Mr.Chat sudah menjemput kami di hotel. Pagi itu kami langsung menuju Wat Pho, dimana terdapat patung Buddha tidur yang sangat terkenal. Tiket masuk ke Wat Pho sebesar 100baht per-orang, termasuk satu gelas mineral water. Lumayan deh, masih dapet minum.

Gerbang masuk menuju kompleks Wat Pho
Tempat untuk berdoa di dekat pintu masuk

Ini merupakan kunjungan pertama saya ke Wat Pho. Waktu pertama kali ke area ini, saya hanya mengunjungi Grand Palace. 

Baca cerita kami mengunjungi salah satu tempat terkeren di Bangkok: The Grand Palace.

Patung Buddha yang ada di Wat Pho sangat besar, kami sudah diwanti-wanti Mr.Tanoo untuk foto dari arah kaki agar terlihat semua tubuh patung Buddha ini.


Patung Buddha tidur, dari sisi kiri dan kanan

Telapak kakinya aja besar banget ya...

Tidak lupa kami membeli koin seharga 20 baht per-mangkok. Menurut Mr.Tanoo untuk membuang sial. Yah kami beli aja deh itung-itung amal. Setelah memegang mangkok koin di tangan, kami harus memasukannya ke dalam tempat yang tersedia, sampai habis.


My Mom lagi menghabiskan koin:D

- Wat Arun

Selesai dari Wat Pho, kami jalan kaki lalu menyeberangi sungai dengan boat ke Wat Arun. Hari yang terik membuat rombongan kami memilih duduk-duduk di tempat teduh ketika kami tiba di Wat Arun. Kami tidak membayar tiket masuk ke Wat Arun, karena hanya duduk dari luar saja.

Saya lalu ingat, ini adalah pertamakalinya menginjakan kaki ke Wat Arun. Karena yang lain terlihat cape, saya keluarkan Go Pro dan pole-nya, lalu sibuk narsis:D


Crossing the river to Wat Arun

Wat Arun, di belakang kiri saya


- Chatuchak Market

Alasan rombongan tidak foto di Wat Arun adalah karena cape dan menyimpan tenaga untuk belanja di pasar Chatuchak. Bener aja loh, energi rombongan meningkat 10 kali lipat saya berada di Chatuchak Weekend Market. Amazing!:D

Semangat lagi saat belanja di Chatuchak

Tentu saja saya mengajak rombongan untuk makan di Saman Islam, sebuah kedai muslim yang berada di dekat jam besar yang ada di dalam pasar Chatuchak.

Saya memesan Tom Yum seafood dan dua piring nasi goreng seafood. Ketika membayar kami kaget melihat tagihan sebesar 1.300baht untuk kami bertiga! Ternyata satu porsi makanan (berukuran jumbo) yang kami pesan dibandrol 300baht *glek. Sementara minuman 100baht per gelas.

But it was the most super yummy tom yum that I've ever tried! Mungkin saya menghibur diri, tapi kalau saya kembali ke Bangkok, pasti saya pesan Tom Yum seafood ini lagi.


Tom Yum yang mahal namun so worth it!


- Asiatique

Walaupun sudah mengunjungi Asiatique night market, saya tetap kembali lagi. Tempat-tempat di tepi sungai memang selalu membuat saya betah.

Lagi-lagi saya gagal naik Ferris Wheel di Asiatique

Kami lalu mencoba naik perahu milik Asiatique supaya bisa lebih lama menikmati sungai di Bangkok. Ketika akan kembali ke Asiatique, antrean naik boat mengular panjang. Akhirnya kami memilih angkot terbuka dengan harga 200baht untuk kami ber-enam.



Di free boat milik Asiatique

Angkot versi Thailand


Bagaimana cara untuk pergi ke tempat favorit saya ini? Baca cerita kami:Asiatique Night Market Bangkok.


Day 3: Kembali ke Indonesia

- Pratunam Market 

Belum puas belanja di Bangkok, eh sudah saatnya pulang. Jadilah setelah solat Subuh, saya keluar hotel dan hunting baju di Pratunam market. 


Aktivitas pagi di Pratunam market

Ketika kembali ke hotel, jalanan sudah dipenuhi aneka macam street food. Saya hanya foto-foto sambil menahan lapar, karena tidak yakin makanan yang dijual itu halal. Untungnya sudah sempat membeli Thai Ice Tea di penjual minuman yang ramah. "May I take a picture of you?" tanya saya. Dia tersenyum lalu bergaya (lihat foto di atas, pojok kanan bawah).


Oooh..sungguh menggoda!

- Di Bandara Don Mueang

Pagi itu bandara Don Mueang penuh sesak oleh beberapa rombongan tour dengan tujuan Denpasar dan Jakarta. Kami tiba 3 jam lebih awal, namun tetap harus menunggu antrean. Ya sudah, kami foto-foto dan wrapping dulu aja deh tas-nya. Untuk yang membutuhkan info wrapping bagasi di bandara Don Mueang, harganya 150baht per-piece.




Setelah selesai urusan imigrasi, kami masuk ke area departure yang dipenuhi toko-toko, termasuk Naraya (again!). Lalu... kami belanja lagi deh di Naraya Don Mueang, last minutes shopping!






Seneng banget udah jalan-jalan sama para mommies ke Bangkok. Mudah-mudahan lain waktu bisa pergi bareng lagi dengan rombongan heboh ini. See you on our next mommies day out trip!





Catatan budget perjalanan ini:
- Tiket pesawat Air Asia Jkt-Bangkok PP: Rp 2,5 juta *mahal karena pergi Jumat pagi dan pulang Minggu pagi.
- Budget hotel per-orang Rp 500 ribu untuk dua malam *satu kamar berempat
- Budget transport per orang sekitar Rp 300 ribu untuk tiga hari dengan van.
- Biaya makan: pukul rata aja deh ya, mungkin sekitar 150baht sekali makan.
- Biaya belanja: Haha.... it's a mom secret!