Search

Hati-hati Bila ke Bangkok


Bangkok seolah menawarkan segalanya untuk turis. Mulai dari wisata sejarah, wisata kuliner, wisata belanja hingga wisata dunia malam. Apalagi harga-harga di Bangkok tak jauh beda dengan harga di Indonesia (kurs 1 baht bulan Januari kemarin 387 rupiah~400). Banyak mall bagus hingga pasar murah di Bangkok acap membuat mataku hampir copot sekaligus menangis saat melihat dompet. Yah, itulah godaan untuk para wanita. Wisata belanja. Sungguh menggiurkan dan menyesatkan (buatku).
Niatnya pas berangkat bakal belanja hemat, gak usah lah beli aneh-aneh, tapi kenyataannya sodara? Katanya kalo nahan keinginan bisa jadi bisul. Karena aku gak mau ada bisul, terpaksa beberapa keinginan mendesak itu aku kabulkan.
Dalam postingan ini nanti aku bakal ngebahas tempat belanja mana yang gak boleh dilewatkan dan barang apa yang harus dibeli berdasarkan pengalaman ke Bangkok tanggal 22-26 Januari 2014. Hati-hati! Postingan ini mengandung racun buat para wanita. Nyehehehe.
1. Siam Discovery, Siam Paragon, Siam Center
image
The Siams
Menuju mall ini bisa naik BTS arah Siam dan ke mana kita keluar ikuti saja papan petunjuk exit. Sangat mudah dan tidak membingungkan. Dari exit BTS nanti bakal terlihat mall yang menjulang tinggi. Kita bisa mengambil rute Siam Paragon-Siam Center-Siam Discovery. 3 mall tersebut saling menyambung. Jadi gak perlu khawatir kepanasan atau kehujanan saat hopping mall. Hehehe.
Mall yang prestisius di Bangkok ini memang menawarkan begitu banyak barang branded. Tentu saja aku gak berminat untuk beli di sini. Just for window shopping. Hehehe.
Di Siam Paragon terdapat supermarket besar namanya Gourmet Market di mana berlaku VAT refund for tourist. Nah, karena ada tulisan itu aku kemarin mengurungkan diri untuk masuk ke dalam dengan ketakutan bakal cek paspor, boarding pass maybe, dll. Males. Tapi ternyata setelah browsing maksud dari VAT refund adalah bila seorang turis belanja lebih dari 2000baht, maka dia akan mendapatkan pajak kembali sekitar 100baht yang bisa diklaim di bandara.
Selain Gourmet Market, Siam Ocean World ada di sini. Kalo bawa anak-anak jangan lupa buat mampir kemari.
Di dalam mall ini aku menemukan patung McDonald dengan pose yang tak biasa. Hahaha. Fyi, McD here is not halal. They sell pork on their menu.
image
Sawasde khaapp~
Mau sesuatu yang hanya ada satu di Asia Tenggara? Yes, Madame Tussauds. Lokasinya ada di Siam Discovery lantai 6. Tiket masuk bisa dibeli langsung di booth seharga 800 baht, tapi juga bisa via online dengan diskon 40% sebesar 480 baht, asalkan kita masuk before noon (12 pm). Lumayan lah buat save money for shopping😀
2. MBK (Mah Boon Krong)
image
MBK+Demo
Kalo searching di internet, banyak sekali yang menyarankan untuk belanja di sini. Yes, modelnya kayak ITC gitu.
Letaknya ada di seberang Siam Discovery. Katanya ada jembatan penyeberangannya, tapi karena kemarin ke sini pas ada demo jadi seluruh jembatan ditutup, hasilnya malah lewat jalan yang dipenuhi penjual souvenir demo. Bila naik BTS bisa turun di National Stadium.
Meskipun hitungannya mall, harga di sini bisa ditawar kok. Tapi gak seperti di Indonesia kalo kita nawar trus belagak ninggal pergi berharap bakal dipanggil, di MBK sini kalo kita pergi ya udah gak bakal dipanggil lagi. Tapi tenang aja, yang jual barang yang kamu pengen pasti ga cuma di satu toko. Percaya ada yang bisa jauh lebih murah.
Dan jangan pernah berpikir 2 kali untuk beli camilan macam frozen dried fruit ato manisan buah di MBK. Percaya sama aku, harga di sini adalah harga paling murah di Bangkok. Contohnya frozen dried durian, harga per bungkus 100 gram 170 baht dengan merk yang sama di tempat lain bisa dijual di atas 200 baht. Manisan buah Thailand punya juga enak. Cocok buat oleh-oleh.
Jangan khawatir untuk yang muslim, di sini ada musholla di lantai 6 di area parkir dan untuk makan halal bisa di lantai 5 di Yana Restaurant dan food court international hall.
3. Chatuchak Market
oll; background-clip: border-box; background-image: none; background-origin: padding-box; background-position: 0% 0%; background-repeat: repeat; background-size: auto auto; border: 0px none; box-sizing: border-box; clear: both; display: block; font-family: "Source Sans Pro",Helvetica,Arial,sans-serif; font-size: 18px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: 28px; margin: 28px auto; max-width: 100%; outline: 0px none; padding: 0px; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; vertical-align: baseline; white-space: normal; width: 850px; word-spacing: 0px;"> image
Surganya para shopper
Sangat disarankan untuk spend waktu saat weekend kalo rencana pergi ke Bangkok. Dan belanjalah sepuasnya di pasar Chatuchak (baca: Jatujak) ini pas hari Sabtu/Minggu. Menuju pasar ini cukup mudah, bisa dengan BTS, MRT ato bus. Naik BTS turun Mo Chit. Naik MRT turun Chatuchak station ato Kampangpetch station. Kemarin aku naik MRT turun di Chatuchak lewat exit 1. Nanti nglewatin Chatuchak Park dan masuk lewat entrance 2. Kayaknya lebih enak turun di Kampangpetch dan masuk lewat entrance 1, soalnya di entrance 2 gak ada petugas yang punya peta gratis. Karena saking besarnya pasar ini, perlu peta biar ga kesasar dan butuh waktu seharian buat ngublekin semuanya. Dan petanya bakal memudahkan kita buat menjelajah pasar ini karena apa yang dijual sudah dikelompokkan per section.
Harga murah dan banyak pilihan. Seolah Chatuchak menawarkan segalanya. Gimana gak bikin lapar mata dan kantong kering cobaa? Chatuchak ini benar-benar surga belanja buatku. Kalo berkesempatan balik lagi ke Bangkok, aku mau benar-benar seharian di pasar ini. Hehehe.
4. Platinum Fashion Mall
image
Platinam!
Lokasinya ada di Pratunam. Agak jauh dari BTS. Alternatif lain bisa naik taksi atau tuk-tuk. Nah, kalo bilang ke sopirnya jangan bilang mau ke Platinum, niscaya orangnya gak ngerti. Bilangnya Platinam, baru mereka ngerti. Hehehe.
Pratunam memang pusatnya belanja hore. Dan Platinum Fashiom Mall bisa dibilang versi mall dari Chatuchak. 3 lantai pertama adalah khusus pakaian wanita. Benar-benar modelnya bagus, murah, kualitas oke punya. Kalo punya usaha onlensyop pasti gatel pengen ngeborong semuanya. Aku aja sampe pusing ngelihat banyak banget pilihan baju di sini. Cuma sayangnya yang menawarkan baju untuk yang berhijab agak susah ditemukan.
Siap-siap ngekep dompet kalo belanja di sini. Kalo gak berhasil dikekep ya tinggal melipir ke ATM trus narik duit deh. Hahaha.
5. Pratunam Market
Adalah sebuah pasar yang menjual berbagai model baju. Ya Platinum versi pasar ato mirip-mirip Chatuchak juga. Cuma kalo di sini barang yang dijual biasanya harus beli minimal 3 pcs. Bisa sih uma beli 1 tapi nambah 50-100 baht dari harga per baju kalo beli 3 pcs.
Letak pasar ini persis di seberang Platinum Fashion Mall. Dari Platinum nyebrang naik jembatan itu kemudian susuri jalan ke kanan. Nemu gang pertama, masuk aja, dan setelah itu jejeran baju bakal ketara.
Ah, sumpah aku pusing lagi di sini. Aslinya gak ada niatan ke Pratunam Market, tapi karena ada demo di depan Platinum dan membuatku gak bisa naik taksi atau tuk-tuk, maka dengan sangat tidak sengaja nemu pasar ini. Buseeet, bajunya kenapa bagus-bagus? Udah lah, ati-ati ya yang punya onlensyop kalo main di sini. Inget bagasi pesawatnya :p
6. Asiatique The River
image
PVJnya Bangkok
Sudah puas berjalan-jalan menyusuri kuil di Bangkok yang tersohor itu? Tapi mengapa hari masih sore dan kaki ingin melangkah. Jawabannya, mari menyegarkan mata di Asiatique The River.
Berada di pinggir Sungai Chao Praya dan jauh dari stasiun BTS/MRT, membuat transport menuju mall pinggir kali ini agak susah. Lebih mudah bila kita sudah jalan-jalan ke kuil-kuil, kembali ke Sathorn Pier (Central Pier) dan menunggu shuttle boat dari Asiatique. Boat mulai beroperasi jam 4 sore. Boat ini disediakan gratis. Bila naik kapal dengan blue flag, maka kamu akan ditarik 20 baht. Bila nanti pulang mau naik BTS, pastikan pulang gak terlalu malam biar ga ketinggalan kereta. Atau bisa naik taksi.
image
Boat schedule
Mall ini mirip sama Paris Van Java di Bandung. Konsepnya outdoor dan tenang. Di mall ini juga menyuguhkan pertunjukan cabaret dan muay thai. Kalo ndak salah, pertunjukan dimulai jam 8 malam. Tapi harga tiket yang lumayan mahal sepertinya membuat pertunjukan ini bisa dinikmati untuk turis berkocek lebih, bukan budget pas-pasan.
Di mall ini selain menjual barang branded internasional, juga banyak menjual barang desainer lokal. Saat di mall ini, aku cuma belanja tas merk Naraya. Sejujurnya aku gak tau apa itu Naraya sebelumnya, tapi pas blogwalking sebelum berangkat ada blog yang menyebut merk tas ini, begitu pula dengan sepupu yang tergila-gila dengan tas kainnya. Ternyata pas masuk counternya, tasnya beneran bagus meskipun cuma dari kain dan yang paling penting harganya terjangkau. Banyak tas yang kalo dirupiahin harganya di bawah 200 ribu. Lumayan banget lah.
7. Big C Supermarket
image
Big C
Lokasinya di Pratunam, sekitar 5 menit jalan dari Platinum Fashion Mall. Namanya juga supermarket, jadi semua jajanan, kebutuhan rumah tangga ada di sini. Wajib dikunjungi buat beli oleh-oleh khas Thailand. Yang gak boleh dilewatkan adalah Nestea Milk Thai Tea dan Tao Kae Noi. Kenapa? Karena Nestea sachet tidak dijual di Indonesia, rasa milk thai teanya sangat amat enak (beda sama teh tarik Malaysia), dan Tao Kae Noi dijual murah di Bangkok (aku baru tahu kalo produsennya asli Thailand sampe ada film kisah sukses pembuatnya. Bzzz)
Oiya, jangan lupa juga buat beli Pretz ato Poky aneka rasa. Beneran murah juga di sini. Hihihi. Sungguh menyenangkan buat yang suka ngemil. Tapi beli coklat asli Thailand ga terlalu disarankan. Rasanya jauh kalo dibanding coklat dari Malaysia. Hohoho.
8. Central World dan I-Setan
Mall yang ada pas di seberang Big C merupakan mall prestisius selain Siam. Di sini menjual segala barang bermerk. Dan di Central World sendiri terdapat Naraya dan tetep aja rame. Rupanya tas Naraya ini wajib dijadikan oleh-oleh juga.
Yang aku suka dari Central World ini adalah mushollanya. Bagus, rapi, bersih, paling besar di antara musholla yang ada di mall.
Dari sekian banyak tempat belanja di Bangkok, ada satu tempat bernama Terminal 21 di daerah Shukumvit yang gak aku datengin. Keluar malam ke tempat jauh dan karena Terminal 21 pas di stasiun Asoke yang merupakan pusat demo, membuat aku agak khawatir. Maklum, terkadang ada rusuh, penembakan, bahkan pengeboman di malam hari di pusat demo. Mungkin lain kali kalo situasi di Bangkok sudah mereda dan rejeki saya lancar, saya bisa kembali lagi ke Bangkok dan memuaskan batin untuk belanja asyik di sana.
Sudah kena racun untuk belanja di Bangkok? Selamat mamam racuunn ~~~(/>o<)/