Search

Liburan ke Perth 5 Hari 4 Malam


Katanya, jangan bolak balik ke satu tempat yang sama, supaya bisa mengunjungi banyak tempat di dunia ini. Tapi, kami kembali lagi ke Australia. Kali ini kami liburan as a couple ke Perth. Dan rasanya kami masih ingin kembali beberapa kali lagi. Hehehe...

Silahkan membaca tulisan kami tentang liburan di berbagai kota Australia di link ini ya: Liburan ke Australia.

Cafe at Kings Park, with a super view to Perth's CBD

Kenapa kami memilih liburan ke Perth?

1. Kami mendapatkan tiket murah dari Air Asia dan visa kami masih berlaku.
2. Kami belum pernah ke Perth.
3. Cuti yang terbatas, kami hanya punya Rabu hingga Minggu, sehingga Perth cukup ideal karena jarak yang tidak terlalu jauh. 


Mudah-mudahan excuse kami cukup logic untuk dapat diterima. Saya batasi tiga alasan aja, kalau tidak list nya bisa lanjut hingga nomor 50:D



"Last Date to Arrive" Pada Visa Australia

Saat membeli tiket promo Air Asia dari Bali ke Perth, tidak lupa kami memeriksa terlebih dulu tanggal berapa visa kami expired.

Tertulis pada lembar visa kami "Last Date to Arrive: 13 Mei 2015". Tanpa pikir panjang, kami membeli tiket promo Bali ke Perth dan berangkat tanggal 13 Mei 2015. Tanpa pikir panjang disini artinya kami assume visa kami tidak masalah.

Saya sempat menanyakan kepada petugas AVAC ketika mengajukan visa Australia untuk anak kami (sekitar bulan Oktober 2014). Saat itu ia menjawab, "Artinya tidak masalah Bu, Ibu bisa tiba pada tanggal 13 Mei di Perth"

Sejak saat itu saya tidak ragu lagi mengenai validity tanggal visa kami.

Hingga satu malam sebelum kepergian, mr.husband menanyakan hal ini kembali kepada saya: apakah visa kami valid karena tertulis last date to arrive: 13 May 2015.


Nasi sudah menjadi bubur, iya saat transit di Bali dan menikmati bubur Laota favorit kami, saya katakan kepada mr.husband, "Kalau enggak bisa berangkat, kita di Bali aja, setiap malam makan bubur Laota":D

Pagi hari di Bali International airport yang super keren itu, saya bertanya saat melakukan check-in. "Mba, bisa nge-check visa kami enggak di sistem?" tanya saya dengan nada setenang mungkin (well, at least I tried:p). Ia menjelaskan bahwa visa kami tidak ada masalah. Jika ditolak, maka akan terlihat pada sistem. Alhamdulillah.. "Jadi donk nih kita ke Perth?" saya melirik kepada mr.husband penuh arti.


Itinerary Liburan ke Perth

Saya hobby banget buat itinerary, tapi untuk liburan kali ini, saya serahkan mr.husband yang membuat itinerary.

H-2 ketika mr.husband bertanya, "Kamu udah liat belum itinerary yang aku kirim?" Saya jawab dengan jujur, "Duh maaf aku belum sempat" -_-

Tapi saya sudah tau kok gambaran besarnya:

Day 1: Tiba di Perth, jalan jalan ke Bell Tower (horee, kami dapat tiket masuk gratis ke Bell Tower). Lalu ke toko Kathmandu yang tidak jauh dari hotel *niat! Silahkan baca cerita kami mengunjungi Perth Bell Tower di sini. Selanjutnya kami berencana melihat sunset dari Kings Park.


Taking picture session at The Bell Tower, Perth


Day 2: Jalan kaki dari hotel ambil mobil di Thrifty Car Rental. Roadtrip ke Geraldton dan berakhir di Kalbarri National Park. Cerita roadtrip kami dari Perth ke Kalbarri sudah ditulis di link ini.


Mobil imut yang kami sewa


Day 3: Trekking di Kalbarri mengunjungi the Nature's Window. Kalbarri ini kota kecil dengan berbagai wisata alam di sekitarnya. Baca deh Things To Do in Kalbarri yang udah tayang di tesyasblog.


Cakep banget Kalbarri National Park itu

Day 4: Kembali ke Perth. Sorenya naik mobil ke Fremantale, untuk makan di Kailis dan belanja souvernir murah di Perth, yaitu di E Shed Market.


Baca dan lihat foto makanan yang kami santap di Fremantale: Kailis Fremantale, The Best Seafood and Fish Market in Town.

Untuk melihat souvenir apa saja yang bisa di beli di Perth, silahkan lihat: E-Shed Market.

At the cloudy Fremantale

Day 5: Kembali ke Indonesia dengan pesawat jam 2 siang. Paginya kami ingin mengunjungi Kings Park.


Nah begitulah kalau mr.husband yang buat itinerary mesti banyak jalan kaki, trekking dan ke toko outdoor gear favoritnya Kathmandu. Saya mah ikutan aja. Ikutan belanja maksudnyaaah:))


Kathmandu's outlet at Hay Street


Berapa Biaya Liburan ke Perth?

Anda berencana liburan ke Perth? Sebagai salah satu kota di Australia yang paling dekat dengan Indonesia, makin banyak warga Indonesia yang berkunjung ke Perth.
Jika Anda tertarik, bisa diintip di bawah ini perincian biaya liburan kami selama 5 hari 4 malam di Perth:

1. Tiket Pesawat per-orang *harga nett termasuk pajak: Rp 2.650.000 pp, dengan perincian sbb:
- Jakarta - Bali: Rp 250.000 (dibeli pada saat Air Asia big Sale Mei 2014).

- Bali - Perth PP: Rp 1.400.000 (promo BIG card, dibeli Mei 2014).

- Bali - Jakarta: Rp 1.000.000 (it was a long weekend! Mahal deh tiketnyaaa!).


2. Hotel atau hostel di Perth:
Budget yang kami tetapkan untuk hotel di Perth maksimum Rp 1 juta per malam untuk dua orang. Setelah mencari yang sesuai dengan kebutuhan, inilah pilihan kami: 

- Hotel Royal Perth: Rp 925.000 per night, kamar standard untuk 2 orang, shared bathroom. Hotel ini kami pilih karena berada di tengah kota Perth.

- Kalbarri Seafront Villas: AUD 198 untuk dua malam.

- Billabong Backpackers Resort: Rp 850.000 per malam, kamar standard untuk 2 orang, shared bathroom, free breakfast. Hostel ini kami pilih karena menyediakan free parking.


3. Biaya makan dan jajan per hari: AUD 50 untuk dua orang.

4. Optional: Biaya sewa mobil. Liburan ke Australia kurang berkesan tanpa roadtrip. Atau ini karena mr.husband hobby nyupir ya? Kami sewa mobil untuk 4 hari dengan biaya AUD350, termasuk asuransi fully covered.

5. Bensin: selama perjalanan 4 hari kami mengisi bensin sebanyak AUD150

6. Kartu telepon di Perth: wajib hukumnya. Kami hanya membeli satu kartu saja seharga AUD29 yang kami beli di counter Vodafone di Perth.


Counter Vodafone di pusat kota Perth


7. Visa Australia: karena visa kami masih berlaku, tidak ada biaya yang kami keluarkan.


Tips Liburan Hemat di Perth

1. Cari hostel atau apartment airbnb di pusat kota untuk menghemat biaya transport.

2. Pergunakan CAT bus dengan maksimal, gratis! Ada Blue CAT Bus, Yellow, Green dan Red. Pelajari peta bus sebelum berangkat ya. Jangan kaya kami, baru belajar petanya di atas Blue CAT bus  -_- *turis nekad!

3. Naik public bus 37 atau 40 dari Perth airport ke CBD dengan biaya AUD 4.40 per orang.


Bus 37 dari airport

4. Masak! Ketika makan siang pertama kali di sebuah foodcourt di Hay Street, saya melongo melihat harga makanan. Paling murah AUD11 per-orang! Bahkan lebih mahal dari harga makanan di Sydney! Jadi wajib deh masak selama di Perth. Carilah hostel atau apartment airbnb yang menyediakan dapur.


And you know what....saya lebih suka Perth daripada Sydney ataupun Melbourne. Soalnya kotanya lebih sepi, nyaman untuk dijelajah. Dan saya jatuh cinta dengan pohon-pohon di Kings Park. So beautiful!!


Perth, we will be back!